Berita

    Featured Image

    Power Steering Bisa Cepat Rusak! Hindari Kebiasaan Ini

    Sistem power steering merupakan salah satu komponen vital dalam mobil apalagi dalam kendaraan modern sekarang. Fungsi utama dari power steering ini akan membuat kemudi lebih mudah dikendalikan oleh pengemudi, sehingga memberikan kenyamanan dan kontrol yang lebih baik saat berkendara. 

    Meskipun power steering memberikan kemudahan, ada beberapa kebiasaan yang bisa merusak sistem ini jika tidak digunakan dengan baik. Nah, melalui artikel kali ini kita akan membahas beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan power steering kendaraan Anda biar lebih tahan lama dan awet digunakan, mari kita bahas. 

    Kebiasaan yang Harus Dihindari agar Power Steering Awet

    1. Overloading atau Beban Berlebihan

    Satu kebiasaan yang sering diabaikan oleh banyak pengemudi adalah overloading atau memberikan beban berlebihan pada sistem power steering. Overloading dapat terjadi ketika kendaraan membawa barang atau penumpang melebihi batas maksimum yang direkomendasikan. Ketika power steering terus menerus bekerja di bawah tekanan berlebih, komponen-komponen dalam sistem ini dapat mengalami keausan lebih cepat.

    Penting untuk selalu mematuhi batas beban maksimum yang disarankan oleh pabrik atau sesuai dengan ketentuan yang ada. Jika sering membawa beban berat, pertimbangkan untuk mengganti fluida power steering secara lebih rutin dan melakukan pemeriksaan berkala. 

    1. Penggunaan Fluida yang Tidak Sesuai

    Penggunaan fluida yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan dapat merusak power steering. Fluida power steering memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi sistem ini. Jika Anda menggunakan fluida yang tidak sesuai, dapat menyebabkan penurunan kinerja, keausan komponen, dan bahkan kerusakan lebih serius pada sistem.

    Penting untuk selalu merujuk pada panduan pemilik kendaraan untuk mengetahui jenis fluida power steering yang direkomendasikan. Jangan menggantinya dengan jenis fluida lain tanpa konsultasi terlebih dahulu. Pemilihan fluida yang tepat akan membantu menjaga kehandalan dan performa power steering.

    1. Pemeliharaan Tidak Rutin

    Banyak pengemudi yang mengabaikan pemeliharaan rutin pada power steering. Pemeriksaan berkala, penggantian fluida secara teratur, dan pengetesan sistem secara menyeluruh adalah langkah-langkah yang penting untuk menjaga kesehatan power steering.

    Kerusakan kecil atau kebocoran yang diabaikan dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius jika tidak segera diatasi. Pemeliharaan rutin akan membantu mengidentifikasi potensi masalah sejak dini, sehingga dapat diatasi sebelum merusak komponen-komponen utama.

    1. Pemakaian Kendaraan di Lingkungan yang Ekstrim

    Penggunaan kendaraan di lingkungan yang ekstrim, seperti suhu yang sangat panas atau sangat dingin, dapat memberikan tekanan tambahan pada sistem power steering. Suhu ekstrim dapat mempengaruhi fluida power steering dan menyebabkan keausan yang lebih cepat pada komponen-komponen sistem.

    berkendara di cuaca panasunsplash.com

    Jika sering berkendara di lingkungan ekstrim, pastikan untuk memeriksa kondisi power steering secara teratur. Pergantian fluida dan pemeriksaan lebih sering mungkin diperlukan untuk menjaga kinerja optimal sistem.

    1. Penggunaan Kendaraan di Jalanan yang Rusak

    Mengemudi di jalan yang rusak atau penuh dengan lubang dapat memberikan tekanan ekstra pada sistem power steering. Guncangan yang terjadi saat melalui lubang atau jalan bergelombang dapat merusak komponen-komponen suspensi dan power steering.

    Hindari jalan yang rusak jika memungkinkan, dan jika tidak dapat dihindari, kendalikan kendaraan dengan hati-hati. Pastikan untuk memeriksa kondisi suspensi dan power steering setelah melewati jalan yang buruk.